Penyebab Foto Buram

Penyebab Foto Buram

Penyebab Foto Buram

Kamu sering melihat hasil foto kamu blur atau buram? Pastinya akan membuatmu merasa sangat kecewa bukan? Foto yang seharusnya merupakan sebuah kenangan moment berharga tetapi hasilnya malah tidak seperti yang kita harapkan. Nah, kali ini DIY Kamera akan mengajak kamu untuk mengetahui penyebab sebuah foto buram atau blur sehingga kamu dapat mengatasinya. Jika kita telisik, ada empat hal yang menyebabkan foto menjadi buram, diantaranya yaitu :

  1. Fokus Meleset

Foto yang tidak fokus pastinya akan tampak buram. Dengan adanya sistem Auto Fokus pada kamera, biasanya foto akan lebih jelas sehingga kita sangat diuntungkan dengan adanya sistem tersebut. Namun, terkadang ada bagian foto yang jernih tapi bagian lain (termasuk objek utama) malah buram, itu tandanya kamera telah mengunci fokus pada bagian yang salah sehingga ini merupakan salah satu kekurangan Auto Fokus kamera.

  1. Objek Bergerak Ketika Shutter Sedang Terbuka

Ketika di malam hari ketika tidak ada banyak cahaya yang tersedia atau di dalam ruangan, biasanya kamera akan mencoba mengatasinya dengan membuka shutter lebih lama. Ketika shutter telah terbuka, bisa saja objek yang ingin kamu bidik bergerak sehingga objek tersebut terlihat buram atau kabur, sedangkan daerah sekitarnya (yang tidak bergerak) tampak jelas. Berarti hal ini dikarenakan shutter terbuka ketika objek sedang bergerak. Solusi yang dapat kamu lakukan yaitu menyalakan flash dan menaikkan ISO.

  1. Kamera Bergerak Ketika Shutter Sedang Terbuka

Ini merupakan masalah umum yang sering dihadapi oleh para pemotret. Jika kamu mengambil gambar pada malam hari atau di dalam ruangan, dan seluruh bagian fotonya buram, maka artinya kamera bergerak ketika shutter sedang terbuka. Shutter kaan terbuka lebih lama jika tidak ada cukup cahaya di tempat pemotretan. Saat shutter sedang terbuka, gerakan sekecil apapun dari kamera bisa menyebabkan keseluruhan foto buram. Bahkan gerakan semacam melepaskan jari dari tombol shutter. Untuk mengatasi masalah ini yang pertama yaitu dengan menaikkan kecepatan shutter speed dan memegang kamera lebih stabil selama shutter terbuka.

  1. Depth of Field yang Terlalu Sempit

Jika depth of field dangkal, dimana angka aperturenya kecil, maka tidak seluruh bagian objek akan terfokus. Dengan bukaan aperture yang sangat lebar, maka jika terdapat sedikit saja perbedaan jarak, akan menghasilkan objek jadi tidak fokus. Untuk mengatasinya, kamu hanya perlu mengatur fokus ke manual dan atur ring fokus sambil membidik melalui viewfinder hingga mendapatkan titik fokus yang diinginkan.